SMA Semen Gresik turut mendukung Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2021 tentang Pengurangan Plastik Sekali Pakai (PSP). Hal tersebut diwujudkan saat memperingati Hari Lingkungan Hidup dengan menggelar pengabdian kepada masyarakat oleh siswa dan guru, Rabu (21/6).
Pengabdian siswa dan SMA Semen Gresik ke warga digelar di sekitar Jalan Veteran dan Kelurahan Gending. Para siswa dan guru bergotong royong membersihkan lingkungan sebagai aksi Kampanye Zero Waste. Bahkan dalam mengampanyekan Zero Waste, mereka terjun memberikan sosialisasi ke beberapa pos-pos di lingkup RT dan RW.
Seluruh siswa dan guru terlibat dalam kegiatan bersih-berdih lingkungan, sosialisasi, serta membantu warga membersihkan area fasilitas umum dan pekarangan rumah.
Kepala SMA Semen Gresik Choirul Fauzi berharap dengan kegiatan ini, selain turut mendukung program Pemkab Gresik juga bisa mengedukasi warga akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan bumi.
"Bahwasannya pencemaran lingkungan, terutama oleh sampah plastik memiliki dampak pada kehidupan anak cucu nanti," terangnya.
Menurutnya limbah plastik sangat sulit terurai, sehingga perlu dikelola menjadi produk yang bermanfaat. Produk produk yang memanfaatkan limbah plastik itulah yang kini menjadi misi sekolah dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar.
"Terkait implementasi Kurikulum Merdeka, kami juga memiliki program yakni menghasilkan produk memanfaatkan limbah plastik. Besok akan kami gelar gebyar karyaku yang akan memamerkan hasil karya siswa dengan mengusung tema zero waste gaya hidup berkelanjutan, kewirausahaan, dan kearifan lokal," terang Fauzi.
Kegiatan yang merupakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tersebut akan digelar besok (hari ini red). Berbagai kreasi dan ekstrakurikuler siswa akan ditampilkan dengan dimeriahkan bazar dan guest star band lokal. ( Humas )
Ki Hajar Dewantara